Latest: Add Latest Article Here | Recommended: Add Recommended Article Here

MEMEK CIK LIAH YANG TEMBAM

TEMBAMNYA MEMEK CIK LIAH

Subscribe For Free Latest Updates!

We'll not spam mate! We promise.

Wednesday, October 12, 2016


Aku seorang pelajar IPT di KL. Sekadar nak share my 1st time experience, yg mana aku agak terkejut juga bila kenang-kenangkan balik, sebab aku konon-kononnya nak simpan teruna aku ni sampai wedding day la konon. Heh. Nafsu bila dah ligan, xyah nak menyesal la..

Anyways, I'm a 181cm tall, badan average and maintained, pernah couple beberapa kali. awek aku kali ni, yang ke enam. Heh. aku jenis panas baran sket n kuat jealous tp bersebab. Tak puas hati sket, melenting and aku dgn mudah ucap kata putus. So far, hampir semua relationship aku yg say its over..Nak wat caner, aku rasa x leh blah, n suka wat aku sakit hati. Aku jenis social sket. Asyik bagi freedom sket, sure cannot be trusted one.

Melebih-lebih dgn jantan lain sampai sanggup tipu aku. Paling lama dgn awek aku previously, almost 2 years. Sampai lepas putus pun dok merayu kat aku lagi. Laki mana x hangin. Tapi this time, aku syg betul. Hopefully lah. Dia pandai jaga diri, n sure bagi tau, and let me know wat's happening atau what she did bila lepak kuar ngan kekawan lelaki dier. At least time kuar dua org pun, dia akan kasi tau kuar mana, and only siang jer. Harap dia x betray aku lah. Hrm, enuff about intro.

So, this time gf aku umur sebaya. Perangai lebih kurang aku, n dats y we go along together quite well. Petit type, tinggi paras bahu aku, fair. Time tue, we jz coupled for 2.5 months. Aku lepak dgn bapak aku kat Crown Plaza KL pasal ayah aku nak mintak tolong sket kat aku dgn kerja dia. Ayah aku book hotel tue for 3 days pasal dia ada meeting wif his off mate kat situ. Since aku semester break, aku ada time. Time dia meeting, aku dok melaram sesorang kat BB. Awek aku bz plak ngan family dier. Aiyoh, buhsan. Hari kedua, tetiba ayah aku kena gerak outstation, urgent. Since company dah bayar, ayah suh aku stay hotel, and check out the next day. Aku pun apa lagi. Seronok ar.
Read More >>


Esok ialah hari yang berbahagia buat Ramlah. Itulah harinya dia ditabalkan sebagai seorang isteri. Bagi pengantin perempuan, penonjolan ciri ciri kejelitaan amatlah penting. Sebab itulah sehari sebelum tarikh tersebut, Ramlah bercadang pergi ke bandar. Dia berhasrat untuk mendapatkan khidmat pakar kecantikan yang ada di situ.

Pada pagi itu Hampir dua jam dia menantikan kenderaan untuk membawanya ke bandar. Namun tiada satu pun yang boleh ditumpangi. Lama kelamaan Ramlah mula berasa lemah untuk meneruskan hajat berkenaan. Di dalam serba kehampaan, tiba tiba sebuah kereta berhenti di hadapannya. Pemandu kereta itu ialah Haji Kamus, si bakal mertua Ramlah sendiri.

Pada mulanya dia agak keberatan untuk menumpang kereta tersebut. Beberapa insiden Ramlah pernah diraba oleh Haji Kamus masih lagi di dalam ingatan. Tetapi kesah kesah itu telah pun beberapa tahun berlalu. Kemungkinan Haji Kamus sudah tidak lagi berkelakuan sebegitu rupa. Ekoran dari kesedaran tersebut, Ramlah pun sangguplah menumpang kereta itu.

Setiba mereka di bandar, Ramlah pun turunlah untuk mengendalikan urusan yang telah dirancang. Haji Kamus begitu setia menunggu di dalam kereta. Setelah dua jam berlalu, barulah segala urusan Ramlah selesai. Dia pun bergeraklah menuju kembali ke kereta si bakal mertua.

Haji Kamus memerhatikan kemunculan semula bakal menantunya itu. Dengan penuh minat dia meneliti tubuh Ramlah dari hujung kaki hinggalah ke hujung rambut. Rawatan kecantikan yang telah dijalani itu amatlah berkesan. Mukanya nampak lebih lembut. Pipi Ramlah juga bertambah gebu dan licin. Sanggul rambutnya sudah pun terdandan indah. Cukup berseri kejelitaan Ramlah pada ketika itu. Dia tak ubah seperti ratu cantik bertaraf dunia. Memang meneguk air liur Haji Kamus menatap keayuan si bakal menantunya itu.

Haji Kamus segera keluar dari kereta dan bergerak menghampiri Ramlah. Jom kita minum dulu. Pelawa bakal mertua Ramlah. Tak nak lah. Jawab Ramlah. Namun keadaan cuaca agak panas pada hari itu. Tekaknya juga dah mula terasa dahaga. Lantaran Ramlah pun segera mengubah fikiran. Bungkus ajelah. Saya nak balik cepat ni. Sambung Ramlah lagi.

Maka Haji Kamus pun bergegaslah menuju ke sebuah gerai minuman yang berhampiran. Sementara itu Ramlah menanti di sisi kereta. Dia tidak dapat masuk kerana ianya berkunci. Siap saja minuman itu, Haji Kamus pun berkejar kembali ke kereta. Dalam pada itu, dia sempat melarutkan sebiji pil hayal ke dalam minuman Ramlah.

Haji Kamus pun menghulurkanlah air itu pada bakal menantunya. Oleh kerana terlampau dahaga, si mangsa pun terus meneguk minuman tersebut. Air yang telah bercampukan pil hayal itu pantas mengalir masuk ke dalam perut Ramlah. Minuman yang dihulurkan oleh Haji Kamus tak sedikit pun diragui oleh si mangsa. Lantaran itulah maka sepenuh air yang ada di dalam plastik berkenaan diteguknya hingga habis.

Amat seronok Haji Kamus memerhatikan kebodohan Ramlah. Senyuman yang berlatarkan hajat miang, jelas terukir di wajahnya. Ramlah sudah pun terjerumus ke dalam perangkap Haji Kamus. Hari ini tahulah untung nasib pantat kamu tu Katanya di dalam hati. Sementara itu, pelir Haji Kamus sudah mula berasa segar. Penerajuan unsur unsur syahwat semakin terdesak untuk mengainayai Ramlah.
Read More >>


Masih ingat pengalaman pertamaku dengan pacarku Yati, pada "Kenikmatan Pertama"? Kali ini aku akan melanjutkan cerita nyata kehidupanku selanjutnya.

Setahun sejak peristiwa 14 November 1994, aku dan Yati masih berhubungan dan banyak menghabiskan waktu dengan pacaran dan menikmati indahnya cinta kami. Banyak sudah pengalaman seks kami mulai dalam kendaraan umum, di rumah temennya, tempat wisata, di hotel dan yang paling sering di rumahnya.

Pernah dalam kendaraan umum luar kota, kuremas payudara montok Yati dengan liar, tentunya tidak ada orang yang tahu dan tanganku sampai menyusup ke dalam celana dalamnya, dan yang paling hot adalah dia pernah "karaoke" dengan kontolku dalam bis itu hingga spermaku ditelan habis olehnya. Bahkan di kawasan wisata Tangkuban Perahu aku pernah berhubungan seks dengannya di rumah-rumah singgah bila kita lelah berjalan, hanya dengan membuka sedikit resluiting celana panjangnya dan masih berpakaian lengkap, kususupkan kontolku dalam memeknya, di tengah sejuknya udara Tangkuban Perahu. Sebuah pengalaman eksotis saat kami berhubungan seks dalam suasana yang tergesa-gesa di tempat terbuka.

Setelah aku lulus dari PT, hubunganku dengannya sedikit agak renggang, dia sering keluar kota ke tempat saudaranya dan aku yang kesepian dalam kesendirian tak tahu harus kemana, ini terjadi karena keluarganya kurang begitu bisa menerima diriku, hingga suatu hari aku yang sudah bekerja di sebuah perusahaan, mendapat telepon darinya, dia mengatakan ingin ketemu denganku, setelah disepakati kami bertemu di tempat kostku yang tak jauh dari kantorku.

Di kamar itu sejadinya dia menangis dalam pelukanku, dua bulan kami tak ketemu kerinduan di hati kami terasa sangat berat buat kami. Yang lebih sakit dari itu semua dia mengatakan bahwa dia sudah dilamar seseorang dan keluarganya sudah menerima lamarannya tinggal menentukan hari pernikahan mereka.

Siang itu aku sangat menghargai dirinya, meski sebenarnya aku sudah ingin melampiaskan hasrat seks yang sudah lama terpendam, namun kesedihannya membuatku urung untuk melakukannya. Kami hanya berciuman lama, dan saling memeluk dengan erat, kurasakan tubuhnya agak sedikit kurus dan pantatnya pun tidak begitu semontok dulu, tapi dengan rasa sayang aku tetap menguatkan dirinya dan kamipun memutuskan hubungan kami dengan baik-baik dan tetap menyimpan rasa cinta di hati kami masing-masing.

Pada tahun 1997 dia menikah dengan orang lain dan saat ini di tahun 2003 aku baru mendengar bahwa dia sudah mempunyai seorang anak dan akupun sudah menikah. Lewat telepon di kantor aku mengobrol banyak dengannya, mengenang masa lalu, kulihat ada kebahagiaan dalam dirinya, meskipun masih ada rasa rindu dalam hatinya, namun aku ikut berbahagia.

Suatu hari dia meneleponku di kantor dan menangis dalam telepon dia menceritakan ada masalah pribadi yang tak bisa ditanggungnya sendiri, aku hanya diam mendengarkan sambil sedikit memberikan advise buatnya, dua jam lebih kami ngobrol di telepon, hingga dia sedikit terhibur dan sudah bisa tertawa mendengar gurauanku.

"Mas, kita ketemu yuk, aku rindu sekali sama kamu", katanya pada akhir pembicaraan di telepon itu.

"Boleh, tapi tidak bisa sekarang aku lagi sibuk di kantor, nanti aku hubungi HP-mu ya, kita ketemu di Bandung-nya dimana?, saat ini aku tidak di kota Bandung, tapi sudah bekerja di Jakarta".

"Terserah kamu deh Mas", aku tersenyum sambil mengenang masa pacaran kami dulu.
Saat itu kebetulan aku ada rapat di Bandung, jadwal tiga hari selesai cuma satu setengah hari, aku memutuskan berpisah dengan rombongan dan menginap di sebuah hotel di Jalan Setiabudi kota Bandung. Kutelepon HP Yati dan kami janjian ketemu di Gramedia Jln. Merdeka, kutunggu di lantai 2 sambil melihat-lihat buku.

Lima belas menit berlalu, kulihat jam masih pukul 9.15 pagi, kami janjian pukul 9 pagi. Tiba-tiba dari eskalator kulihat seorang perempuan yang tak asing buatku, namun wajahnya sudah sangat berubah, rambutnya yang dulu panjang terurai, kini lebih pendek hanya sebatas bahu, mengenakan paduan rok dan baju senada warna kuning sungguh sangat cantik sekali bekas pacarku ini.

Kulitnya yang putih mulus masih terpelihara, badannya agak sedikit berisi dibanding dulu, dadanya kulihat lebih membusung, pantatnya masih montok seperti dulu, satu hal yang pasti betis indahnya masih putih dan sangat merangsang.

"Apa kabar Mas?, katanya perlahan sambil tersenyum dan menjabat lembut tanganku

"Kabar baik, kamu kelihatan lebih cantik sekarang", kataku sambil tersenyum dan menjabat erat tangannya, hmm masih mulus seperti dulu, batinku.

Wangi tubuhnya tak berubah, sungguh aku seperti orang yang jatuh cinta lagi dan terbawa kembali ke masa lalu yang indah.

"Kita makan dulu yuk?", ajakku kepadanya sambil memegang bahunya.

"OK, dimana?"

"Di sebelah aja, Hanamasa, ok?"

"Iya deh, jawabnya ringan.

Menuju ke tangga turun, kurangkul bahunya dan setelah jalan datar, kurangkul pinggangnya dan kulihat dia tersenyum malu menatapku, pinggangnya masih ramping seperti dulu.

"Kamu rajin fitness ya?", tanyaku sambil jalan.

"Emangnya kenapa?"

"tidak, badan kamu masih langsing dan berisi seperti dulu waktu pacaran", kataku sambil senyum.

"Ih, ingat lho kita sudah punya anak!" katanya sambil mencubit perutku, kupegang dan kuremas tangannya.

Sambil makan, kami banyak bicara dan ngobrol tentang kehidupan kami masing-masing dan sesekali kami mengobrol tentang masa lalu kami yang indah.

"Mas kamu kelihatan lebih dewasa dan matang sekarang, aku jadi kagum dengan perubahan kamu"

"Ah masa, kayaknya biasa aja, mungkin karena tuntutan pekerjaan harus seperti ini kali, yang pasti kayaknya aku lebih matang lagi di ranjang, he.. he.. he.."

"Ih, beraninya, kayaknya untuk urusan yang satu ini kamu tidak berubah deh", katanya sambil tersenyum galak.

Sejujurnya, aku tidak ingin mengulangi masa lalu, namun kerinduan dan suasana romantis yang ada membuat kami jadi sama-sama lupa dengan status kami sekarang.

"Kita kemana nih?", tanyaku sambil bersiap-siap keluar dari Hanamasa.

"Terserah kamu aja deh, tapi aku masih ingin ngobrol banyak sama kamu soal kemarin di telepon, cuman aku hanya bisa sampai jam empat sore aja", katanya.

"OK, kita naik taksi aja ya? kita ke hotelku aja di Jalan Setiabudi", ajakku.

Kulihat dia agak bingung, antara ya dan tidak, tapi ada rasa ingin dalam dirinya. Dalam keraguannya kupeluk pinggangnya dan kuajak masuk ke taksi yang sudah kustop di pinggir jalan.

Dalam taksi kami lebih banyak diam. Kuberanikan meremas tangannya dan tiba-tiba dia merapatkan duduknya mendekatiku dan menyenderkan kepalanya di dadaku. Sesudah kubayar taksi, kami masuk ke kamar hotel, lewat room service, kupesan dua jus alpukat kesukaan kami waktu masih pacaran dulu.

Sambil duduk dan menonton TV, kami mengobrol seputar kehidupan kami sekarang, dan diapun menceritakan masalah keluarga yang dihadapinya. Aku sangat memahami kesedihan dan kebingungannya, akhirnya di kamar hotel itu aku banyak memberikan nasehat untuknya dan diapun tiba-tiba duduk di sampingku dan memelukku sambil menangis.

Ting-tong, bel kamar berbunyi, kubuka pintu dan kubawa masuk jus alpukat pesananku. Kutarik tangan Yati, dan sambil berdiri kupeluk dirinya, diapun membalas pelukanku, kurasakan dadanya terasa hangat, perlahan kuangkat dagunya kukecup lembut bibirnya kemudian kening dan matanya yang terpejam kukecup juga, sesaat ujung hidungnya kukecup perlahan hingga bibirku kembali menyapu bibir lembutnya, ciuman bibir yang sudah lama tidak kami lakukan, seolah ingin kami lampiaskan dengan penuh gelora siang itu, bibirnya kulumat habis dan lidah kamipun beradu dengan dahsyatnya, sedotan dan pagutan bibir kami mengingatkan saat kami berpacaran dulu.

"Mas, kamu masih ingat kejadian tanggal 14 November dulu?", katanya dengan mata sendu dan bibir yang merekah.

"Saputangan biru bekas kesucianmu masih kusimpan sampai hari ini, aku masih menyimpan tanda cinta kita, sayang".

"Aku merindukanmu siang malam mas, aku selalu teringat semua kenangan yang pernah kita jalani, tapi hanya untuk hari ini saja aku mohon padamu mas, sirami aku dengan cintamu mas, hilangkan sejenak haus cinta dan rinduku mas, hari ini aku milikmu mas", Yati perlahan membuka baju yang kupakai, kancing kemejaku terlepas dan kupandangi Yati dengan penuh rasa cinta, diusapnya dadaku.

"Kamu kelihatan lebih seksi sekarang, mas".

Perlahan pula kubuka baju kuning-nya, bahu itu masih sangat mulus dan tahi lalat kecil diatas payudaranya masih terlihat seperti dulu, tubuh putihnya perlahan kuusap, BH krem yang dikenakannya nampak begitu kecil untuk menahan payudara montok-nya, sembulan payudaranya yang begitu membangkitkan gairah.

"Kuakui kamu sekarang tampak lebih menarik dan lebih montok".

Kukecup bahunya perlahan dan kususuri leher putihnya dan kucium belakang telinganya, Yati nampak begitu pasrah, sambil tangannya memeluk pinggangku. Tanpa tergesa-gesa, aku ingin memberikan foreplay yang menyenangkan baginya, sambil kucium bibirnya, tanganku meraba pantatnya dan kurasakan pantatnya yang lebih menantang dan pinggulnya kelihatan sekel dan berisi, rok yang dikenakannya perlahan kubuka, hingga Yati hanya tersisa memakai sepasang BH dan celana dalam seksi yang hanya menutupi gundukan vaginanya.

Perlahan kembali kujilati bahu dan belakang telinganya, menyusur ke bawah sambil perlahan kubuka pengait BH yang dipakainya, kelihatannya payudaranya yang lebih besar dibandingkan dulu tapi masih kelihatan kencang dan tegak, mungkin karena fitness dan senam yang dilakukannya.

Tanpa kuremas terlebih dahulu, kujilati sekeliling payudara montok-nya perlahan dengan sapuan lidahku, dari pinggir hingga memasuki ke area tengahnya, sebelum menjilati putingnya, kupindahkan sapuan lidahku ke payudara sebelahnya, kulihat Yati merem melek dan mendesis menikmati jilatanku.

Sambil kujilati putingnya yang sudah tegak, tanganku yang satunya meremas dan membelai payudaranya yang terasa kenyal, hangat dan mengencang, Yati kelihatan makin tak bertenaga, matanya meredup dan bola matanya nanar dan kelihatan berair.

Sambil kujilati pentil dan kuremas payudaranya, kuturunkan celana dalam Yati dan kemudian pinggulnya kupeluk dan kugendong Yati, pinggul montoknya kuangkat dan kupeluk pantatnya serta kubaringkan ke atas ranjang.

Tubuh Yati yang montok itu kuciumi lembut, mulai dari bahu turun ke payudara agak lama, kuhisap pentil yang sudah mengeras dan kuteruskan ke perut, pinggul dan kuputar serta kujilati pantatnya yang putih, mulus dan sangat sekel itu. Sedikit kusibakkan jembut hitamnya dan kubuka pelan bibir vaginanya, rupanya sudah sangat basah sekali, pelan kusibakkan jembutnya dengan bibirku dan lidahku mulai menjelajah bukit venusnya, kelentitnya kujilat pelan dengan ujung lidahku. Foreplay di titik ini kulakukan agak lama hingga pinggul dan pantat Yati bergerak-gerak hot sekali.

Aku tiduran di sampingnya, sementara bibirku mencium bibirnya, kulumat habis dan kusedot bibirnya dengan pelan tapi mantap, Yatipun membalas ciumanku dengan ganas. Tanganku meraba dan meremas kedua payudara montoknya dan selanjutnya kusedot pentilnya yang masih mengeras, sementara tanganku bergerilya ke arah vaginanya dan kuraba kelentitnya dengan ujung jari telunjukku.

Mulutku masih bergerilya dengan lidah menjelajah bukit kembarnya dan menyedot pentilnya, sementara ujung telunjukku memutar perlahan membentuk lingkaran kecil mengelilingi kelentitnya. Yati menggelepar dan mengangkangkan pahanya lebar-lebar hingga vaginanya terkuak lebar, kepalanya menengadah keatas, tangannya ada disamping kepala dan meremas sprei tempat tidur, tiba-tiba kurasakan pahanya bergetar hebat dan sambil terpejam mulutnya mendesis.

"Hhhss.. maas enak sekali, rasanya mau pipis Mas.. ohh, Mass, Mass.. Mass.."

Ada sekitar tiga menitan Yati menggelepar dengan hot dan berteriak merasakan kenikmatan pertamanya, hingga akhirnya terdiam dan mencium bibirku

"Mas, kurasakan dari awal, sentuhanmu begitu lembut dan jantan, setiap jengkal pori-poriku merasakan kenikmatan yang tiada tara, kamu sekarang lebih pandai dan jantan sayangku", katanya sambil mengusap rambut dan dadaku.

"Sekarang giliranmu Mas, aku akan memberikan kenikmatan buatmu sayang", kata Yati sambil bangun dari tidurnya.

"Oh, aku sudah merasakan orgasme, tapi kamu masih pakai celana, kamu jahat ya..", Kata Yati sambil menarik ke bawah celana dalamku yang tak muat menutupi kontolku yang sudah berdiri kaku dari tadi.

"Mas, perasaan kontolmu sekarang lebih besar ya dulu aku masih ingat sepertinya etidak segede ini, katanya sambil membelai dan menarik kontolku yang sudah mengeras dan kaku".

"Sekarang kamu duduk bersender di sini Mas", kata Yati sambil memasang bantal untuk senderan punggungku, aku duduk dengan membuka pahaku lebar-lebar, sementara kontolku sudah berdiri tegak dan kokoh seperti tugu monas. Memang kuakui kontolku agak lebih besar dibandingkan dulu, sembilan tahun yang lalu, banyak yang kulakukan untuk menguatkan otot-otot kemaluanku dan kekerasannyapun kurasakan lebih keras dibandingkan dulu.

Tangan lembut Yati mulai menggenggam lembut kontolku, jari-jemarinya kemudian menari mengikuti urat-urat yang menonjol sepanjang batang kemaluanku, tiba-tiba pangkal kemaluanku ditekan dengan ibujarinya dan kurasakan darah mendesir di batang kontolku, serr.. serr.. serr rasanya nikmat sekali, baru kali ini kurasakan pijatan wanita yang sangat nikmat.

Dengan posisi didepanku, Yati mulai menjulurkan lidahnya mengikuti batang kontolku yang masih tegak menantang dan kemudian dihisapnya helm kepala kemaluanku yang merah mengkilat, perpaduan antara hisapan dan jilatan benar-benar merangsang dan memberian sensasi kenikmatan yang luar biasa.

Sementara tanganku tak tinggal diam, kuremas dan kuraba payudara montoknya, sesekali remasanku agak keras hingga tubuh Yati menggelinjang. Kenikmatan oral seks yang disuguhkan Yati benar-benar membuat darahku berdesir-desir, sedikit ngilu namun enak sekali, jilatan lidahnya masih menari-nari dengan lincah, dan yang paling sensasional adalah saat lidahnya menjilat antara pangkal kemaluanku dan anus, dimana ada gAris yang agak jelas, disitu titik yang sangat memberikan sensasi kenikmatan, dijilatinya sepanjang gAris penghubung itu dengan ujung lidahnya dan efeknya kemaluanku seperti melonjak-lonjak dan mengeras tegang sekali. Kuperkirakan sekitar lima belas menit aku merasakan kenikmatan seperti jika kita naik jetcoaster naik turun dan berdesir merasakan kenikmatan.

Yati kemudian terduduk dan pinggulnya kuangkat hingga posisinya duduk berhadapan denganku, dan kuposisikan kontolku yang sudah tegak berdiri keras sekali ke mulut vaginanya yang sudah membasah, dan akhirnya perlahan-lahan

Bless.., turun sedikit demi sedikit, seinchi demi seinchi batang kontolku ditelan memeknya yang legit, berlendir, hangat dan memcengkeram batang kontolku yang membesar, hingga akhirnya seluruh batangku tenggelam dalam remasan memek legitnya.

Yati mendiamkan sejenak batangku di memeknya, tiba-tiba kurasakan empot-empot dari memeknya mencengkeram batang kemaluanku, sungguh nikmat sekali, kurasakan darah mendesir di batang kemaluanku.

"Mas, kontolmu enak sekali, kurasakan ada yang mengalir di batangmu, seperti air mengalir", Kata Yati sambil duduk di atas batangku.

Akhirnya Yati mulai menaikkan dan menurunkan pantatnya, hingga batangku seperti dilingkari gelang-gelang yang hangat dan mencengkeram batangku. Kadang perlahan, kadang cepat dan dilain waktu didiamkan diempot-empot memeknya. Ada kurang lebih duapuluh menit Yati naik dan bermain di atas kontolku, sementara tanganku meraba dan meremas payudaranya yang terasa makin keras dan kenyal sekali dengan putingnya yang mengeras.

Tiba-tiba, Yati bergerak naik turun sangat cepat sekali, batang kontolku seperti diremas-remas dan dibenamkannya hingga tenggelam habis seluruh batang kontolku dalam memeknya.

"Ohh.. ohh.. ohh, Mmmaass akuu keluaar lagi sayaang", Yati memelukku erat sekali, kepalanya menyender di bahuku dan kurasakan batangku seperti diremas-remas dengan keras sekali dan kurasakan ada kehangatan di dalam memeknya.

"Mas, kamu sungguh hebat sekali, dua kali aku merasakan orgasme yang nikmat sekali, aku mencintaimu sayang, aku sayang kamu Mas", kata Yati sambil terkulai memelukku erat sekali, sementara aku belum merasakan tanda-tanda akan orgasme, dan kontolku masih tegak berdiri keras di dalam memek legitnya.

"Kamu capek ya?", tanyaku.

"Sekarang kamu dibawah ya, aku akan membawamu kembali ke puncak kenikmatan sayang", kataku sambil mengangkat pantatnya dan menidurkan Yati diatas ranjang itu.

Kubuka paha Yati, dan kelihatan bibir vaginanya kelihatan sedikit terkuak dan membengkak kemerahan setelah kumasuki dengan batang kemaluanku. Perlahan pahanya kubuka dan Yati mengangkangkan pahanya keatas hingga terlihat lubang memeknya menggunung menantang seperti serabi imut. Kuarahkan batangku ke arah memeknya dan kelihatannya batangku membelah bibir memeknya yang kelihatan sempit menjepit batang kontolku.

Bless.., perlahan kumasukkan batang kontolku, dengan vAriasi irama kadang masuk setengah, keluar, masuk penuh, keluar dan seterusnya mengikuti irama yang konstan sekitar sepuluh menitan lamanya. Tiba-tiba Yati menurunkan kangkangan pahanya ternyata dia menjepit pinggulku dengan kedua kakinya, seakan meminta kontolku untuk dimasukkan sedalam-dalamnya. Kurasakan kontolku berdenyut-denyut seperti akan memuntahkan sperma, kudorong dengan geRakan yang agak cepat, ada sekitar sepuluh sampai duabelas keluar masuk, tiba-tiba CROOT.. CROOT.. CROOT..

"Ooohh.. Mass.. akku.. keluuaar.. laggii..", Yati berteriak keras sekali sambil meremas sprei dan menutup matanya.

Aku mendaratkan tubuhku memeluk tubuh Yati yang terlentang dan kurasakan tetesan spermaku masih mengalir di dalam memeknya, sungguh kenikmatan rruarr biasa, bersamaan kita merasakan orgasme, aku baru yang pertama dan Yati sudah ketiga kalinya. Kulepaskan batangku dari dalam memeknya, kulihat banyak sekali cairan menempel di batangku, campuran antara spermaku dan cairan vaginanya.

Sambil berbaring, Yati menyenderkan kepala di dadaku, rambutnya kubelai perlahan, sambil kupeluk erat hangat tubuhnya, keringat di badan kami mulai membasahi sprei dan ranjang tempat tidur berantakan seperti kapal pecah.

Kuambil jus alpukat di meja, kuminum setengahnya dan setengahnya kuberikan buat Yati, bibirnya kelihatan berkumis jus alpukat, sambil kupeluk, "kumis" jus alpukatnya kulumat habis dan Yati tersenyum memandangku.

"Mas, aku benar-benar makin kagum padamu, perpaduan antara kelembutan dan kejantanan yang kau berikan sungguh tak terbayangkan, emang bener kamu sekarang lebih matang di ranjang", katanya sambil melap batangku yang basah.

"Kamu juga hebat, memeknya masih legit dan jurus empot ayam yang kamu punya, sungguh istimewa sekali, belum lagi ilmu 'karaoke'mu yang makin merdu saja he he he", kataku sambil memencet hidung kecilnya.

"Kita mandi yok?", kata Yati sambil memeluk perutku.

"OK, kita mandi bersama di bathtub seperti dulu", ajakku sambil menggendong tubuh seksinya menuju kamar mandi hotel.

Siang menjelang sore itu, kami mandi bersama dalam bathtub. Kusabuni dan kumandikan tubuh mulusnya dan diapun menyabuni seluruh tubuhku dengan lembut. Aku sedikit terangsang, batangku kembali tegak berdiri dan dengan sabun tangannya mengocok batangku, hingga aku mengalami orgasme sekali lagi.

Selesai mandi, kami keringkan badan kami, hanya dengan balutan handuk kami masih melanjutkan obrolan kami hingga waktu sudah menunjukkan jam 15.30 sore. Setelah berpakaian, kuantarkan Yati dengan taksi sampai dekat rumahnya, sebelum turun dia mengecup bibirku dan berbisik perlahan, "Aku sayang kamu". Diapun turun dan melambaikan tangan padaku, kubalas, dan taksipun kembali ke hotel. Sore itu juga aku berkemas dan menuju stasiun pulang ke Jakarta, hari yang indah telah kulalui.
Read More >>


ini bukan cerita lucah,,ini cerita betul woiii...

hello semua...
korang mesti nak tau kan pasal pengalaman aku kan?
well...sebenarnya waktu tu umur aku 19 thn.
aku telah dijodohkan ngan anak kawan bapak aku.bapak aku tu jenis garang orgnya, nak tak nak terpaksalah aku ikut.tapi waktu tu tuhan jelah tau....betapa tak relanya aku!

aku diberitau, bakal tunang aku tu duda kematian bini.
aisey man...kes berat ni!Umur dia 33.pastu we all pun ditunangkan.alah...tunang pun tak lama.3 bln pastu kito org pun kawin.
aku punyerlah menggigil....yelah nak tempuh mlm pertama!
aku ni tak penah buat benda2 tu...akurasa korang fahamlah apa benda yg aku maksudkan tu kan?Ringan2 pun aku tak penah!

seminggu pas nikah tu we all tak buat apa2 lagi.ooh yek....korang nak tau tak?mlm petama aku berlalu camtu je...sbbnya aku terlalu penat.nasib baiklah hubby aku tu paham...tapi sebenarnya aku suka gak camtu sekurang2nya aku tak payah lagi buat benda alah tu.
masuk minggu kedua aku pun ikut gi umah dia.kitorang tinggal kat umah sendiri.
time tu aku gabra dah.maklumlah...apa2 jadi takda org nak tolong aku...yelah hanya aku dan dia je kat umah tu...

then, satu mlm tu...waktu aku tgh tidur....aku rasa macam ada tangan merayap kat bahu aku.aku terkejut gila!aku pun tepislah tgn tu.Aku tahu ni mesti takda keje lain,mesti laki aku ni.Aku takutlah sebenarnya waktutu.meremang bulu roma aku.

tapi laki aku ni jenis tak reti bahasa agaknya.pujuk punya pujuk akhirnya aku pun cair.

dia usap2 kepala aku...then dia cium mulut aku.mula2 aku tolak, lama2 sedap plak.aku pun balaslah.pastu lidah dia merayap kat leher aku.fuuuhhhhh!aku rasa stim sangat.
sambil2 dia gigit leher aku tgn dia masuk merayap bawah baju tidur aku...tgn dia dok sibuk cari tetek aku.terperanjat aku bila dia genggam tetek aku.pastu dia bukak zip baju aku dan bra dan underwear aku...
dia usap tetek aku.pastu dia jilat tetek aku yg kanan.waktu tu aku stim abis!aku pun mengeluh ...uh ahhhhh....
sementara tu tgn dia ramas2 tetek kiri aku.
abis dia gomol tetek aku...macam2 dia buat...dia hisaplah..macam2lah....then..dia turun kat perut aku plak...dia jilat kat situ...dia sodok2kan lidah dia kat pusat aku...maaak oooiiii!tak tahan aku.

pastu...dia kangkangkan kaki aku...dia pegang clit aku.
dia usap2 kat situ...
dia gentel kat situ...waktu tu aku dah basah habis...
aku dah tak ingat apa dah waktu tu...apa yg aku tahu waktu tu aku betul2 tak tahan...dlm kenikmatan...sedaaapnya.......
tiba2 aku rasa kejang...disertai dgn rasa nikmat yg terlalu sangat...payah aku nak terangkan...laki aku kata aku dah klimaks...
then...dia bongkokkan muka dia kat pussy aku.Lidah dia mula merayap kat situ.aku waktu tu...terkejut sgt!tak sangka dia nak buat camtu!laki aku jilat clit aku...dia jilat,jilat dan jilat...lama2 dia makin kuat jilat.pastu dia hisap...dia kepitkan clit aku yg semakin membesar tu dgn bibir atas dan bawah dia...aku tak tahan sangat waktu tu...aku pun kata....."bang....oh...sedap....ija tak tahan...oh....lagi bang.lagi!"
bila dia dengar aku cakap camtu...dia pun hisap clit aku...dia sedut kuat2...wow....hisapan dia power sungguh!
sampai terketar2 lutut aku.Aku pun klimaks buat kali kedua....then....
dia jilat kat lubang aku...dia jolok lidah dia pelan2...pastu dia buat in and out...in and out...aaaaarrrgggghhh...tak tahan aku...aku rasa nak menangis waktu tu jugak....geeli sesangat!kali ni aku rasa aku nak klimaks lagi.
pastu... dia bangun.dia bukak baju dia...kiranya dia dah naked dah...aku tengok anu dia dah tegang!terkejut aku tengok betapa panjangnya btg dia...inilah kali pertama aku tengok secara live...
then, laki aku suruh aku pegang btg dia...aku pun peganglah...pastu dia suruh hisap...mula2 aku geli...tapi bila dah cuba lama2 sedap plak...aku pun hisap...jilat hisap..jilat...aku sorong tarikkan dlm mulut aku........aku dengar hubby aku mengerang...dia tarik2 rambut aku...bila aku dengar dia mengerang lagilah kuat hisapan aku tu...aku sedut kuat2 btg dia...sedap betuuul!
then...kitorang bercium lagi...kali ni sambil bercium...dia geselkan kepala anu dia kat clit aku.aaaahhh.....nikmat betul!makin lama makin laju....sampai aku klimaks lagi.

aku pun dah tak tahan...aku cakap..."bang....fuck me bang.pls......"bila dia dah dpt green light dari aku...dia pun pelan2 masukkan kat lubang aku tu.mula2 dia just gesel2kan kepala btg dia kat dindingfaraj aku.sambil dia gesel...dia lipat kaki kanan aku.bergesellah didnding faraj aku belah kanan tu!..aaaaarrghhhh...sedapnya...aku menjerit dan mengeluh...aku mengerang kuat.waktu tu dah hilang malu...
dia gesel banyak kali...pastu dia lipat plak kaki kiri aku...kali ni aku mengerang lagi....air aku dah keluar terlalu banyak....pastu...dia try tusuk btg dia...
banyak kali dia cuba...tapi tak berjaya...dia kata lubang aku ketat sangat...yelah lagipun aku kan still dara waktu tu...cuba punya cuba...tiba2 je..aku menjerit....."aaaahh..bang!sakit!Ija tak tahan.aaaaahh...jgn kuat2!!!Pls...."aku merayu dia...
pastu dia jawab"sabar sayang....mula2 memang sakit...nanti lama2 sayang akan rasa nikmat..."
akhirnya laki aku berjaya masukkan btg dia tu...aku yg pd mulanya rasa sakit terus dibuai kenikmatan...aku rasa nikmat yg amat sangat.kadang2 ada jugak rasa sakit...tapi laki aku pandai buat aku lupakan kesakitan aku tu...sambil dia berdayung....dia hisap lidah aku....pastu dia gentel-gentel puting tetek aku....dia berdayung lagi...
makin lama makin laju....sambil berdayung dia hisap tetek aku....uuuuuhhhhh.....aku tak tahan waktu tu....aku klimaks lagi.....
suami aku lambat klimaks...dia masih meneruskan dayungan...aku peluk dia erat2...sambil laki aku fuck aku...kitorang berkissing..buat french kiss....
laki aku cakap...."ija..kita klimaks sama2 ya sayang?"
aku pun jawab..."ya bang....ahhhhh..cepat bang...cepat...harder...laju....aaaaargggghhh"
10 minit pastu aku dan laki aku klimaks sama-sama...
aku kemut kuat-kuat....bagi laki aku suka.Tersentak laki aku bila btgnya dikemut kuat oleh aku...aku pun apalagi...bila laki aku pancut dlm...aku rasa panas...tapi nikmat!
laki aku tak keluarkan terus batang dia...dia biarkan kejap..pastu kitorang buat afterplay...dia cium bibir aku...usap-usap lembut tetek aku....sambil hisap.
aku plak...usap2 belakang dia.....

aku rasa itulah pengalaman pertama aku yg tak dapat aku lupakan sampai bila-bila...lebih2 lagi ngan suami aku sendiri....agaknya itulah kebaikannya jika kita tak pernah buat seks sblm tu.walaupun agak menyakitkan pada mulanya..tapi aku puas...aku paling suka bila suami aku ucapkan terima kasih pada aku lps kejadian tu dan sampai sekarang dia masih ucapkannya selepas setiap kali kitorang buat....
Read More >>


Awalnya aku tak terlalu tertarik dengan pasangan suami-istri muda yang baru tinggal di samping rumahku itu. Suaminya yang bernama Bram, berusia sekitar 32 tahun, merupakan seorang pria dengan wajah tirus dan dingin. Sangat mahal senyum. Sedang istrinya, seorang wanita 23 tahun, bertubuh sintal yang memiliki sepasang mata membola cantik, raut wajah khas wanita Jawa.

Tak beda jauh dengan suaminya, dia juga terlihat kaku dan tertutup. Tapi watak itu, agaknya lebih disebabkan oleh sikap pendiam dan pemalunya. Sehari-harinya, dia selalu mengenakan pakaian kebaya. Latar belakang kehidupan pedesaan wanita berambut ikal panjang ini, terlihat masih cukup kental, Jakarta tak membuatnya berubah. Aku hanya sempat bicara dan bertemu lebih dekat dengan pasangan ini, dihari pertama mereka pindah. Saat mengangkat barang-barangnya, aku kebetulan baru pulang dari jogging dan lewat di depan pintu pagar halaman rumah yang mereka kontrak. Setelah itu, aku tak pernah lagi kontak dengan keduanya. Aku juga tak merasa perlu untuk mengurusi mereka.

Perasaan dan pikiranku mulai berubah, khususnya terhadap si Istri yang bernama Maryati, ketika suatu pagi bangun dari tidur aku duduk di balik jendela. Dari arah sana, secara kebetulan, juga melalui jendela kamarnya, aku menyaksikan si Istri sedang melayani suaminya dengan sangat telaten dan penuh kasih. Mulai menemani makan, mengenakan pakaian, memasang kaos kaki, sepatu, membetulkan letak baju, sampai ketika mencium suaminya yang sedang bersiap-siap untuk turun kerja, semua itu kusaksikan dengan jelas. Aku punya kesimpulan wanita lumayan cantik itu sangat mencintai pasangan hidupnya yang berwajah dingin tersebut.

Entah mengapa, tiba-tiba saja muncul pertanyaan nakal di otakku. Apakah Istri seperti itu memang memiliki kesetiaan yang benar-benar tulus dan jauh dari pikiran macam-macam terhadap suaminya? Sebutlah misalnya berhayal pada suatu ketika bisa melakukan petualangan seksual dengan lelaki lain? Apakah seorang istri seperti itu mampu bertahan dari godaan seks yang kuat, jika pada suatu ketika, dia terposisikan secara paksa kepada suatu kondisi yang memungkinkannya bermain seks dengan pria lain? Apakah dalam situasi seperti itu, dia akan melawan, menolak secara total meski keselamatannya terancam? Atau apakah dia justru melihatnya sebagai peluang untuk dimanfaatkan, dengan dalih ketidakberdayaan karena berada dibawah ancaman? Pertanyaan-pertanyaan itu, secara kuat menyelimuti otak dudaku yang memang kotor dan suka berhayal tentang penyimpangan seksual...SELAMAT MENGHAYAL yeee,,aaa
Read More >>


Bagaimana aku hendak mula bercerita tentang diriku di sini?..Mungkin di sini tempat aku meluahkan dan berkongsi dengan korang yang aku di lahirkan sebagai perempuan. Maafkan aku sekiranya nama-nama yang tertera di sini berkait dengan sesiapa saja, tidak bermaksud untuk menyinggung perasaan sesiapa saja. Aku, Hazlina di lahirkan 32 tahun dulu, sudah berkahwin dan punya 2 orang anak yang masih kecil, badan ku tidak sehebat artis yang cantik tu, tapi lelaki mana pun sekiranya aku lalu di depan mereka pasti aku akan perasan mata mereka seolah-olah menjilat keseluruh perusuk badan ku, yang pasti aku masih menarik walaupun sudah beranak dua.

Aku bertudung dan kadang kala aku pun berkaca mata tengok pada keadaan tinggi aku hanya 5 kaki 4. Aku akui yang aku ni punyai perasaan naluri sek yang kuat, walaupun aku ni kalau di lihat macam perempuan yang sungguh baik sesangat. Kelebihannya aku boleh menahan gelora yang begitu memuncak walaupun aku tahu pasti perempuan biasa tidak punyai keistimewaan ini, mungkin aku tidak normal. Aku rasa pasti ada wanita seperti aku. Dalam sejarah hidup yang aku lalui akan ku coretkan buat tatapan kelian, aku tahu, nafsu ini memang payah hendak di kawal lebih-lebih lagi korang pembaca yang lelaki ni.

Aku tahu nafsu lelaki sejak umur ku 15 tahun dan aku dapat merasanya apa bila umur ku meningkat 18 tahun, di sini gelora memuncak itu aku hadapi dengan tenang lebih-lebih lagi apabila di lihat muka aku sungguh innocent sangat, semua orang mungkin tak akan percaya, bayangkan saja kalau korang punya kekawan yang bernama " INA" keperatusan nya wanita yang bernama ina ni lembut dan cantik kan? Aku punya darah campuran jawa, jadi mungkin genetik bentuk dan paras tu pun mengikut.

Kalau aku berdiri di depan cerminkan diri, aku akan rasa ghairah sangat dan kerap aku lakukan sebelum mandi dan selepas mandi, aku akan berkemban tuala saja. Aku memang punyai bentuk yang melentik dari hidung, mulut, jari jemari kecilku, tetekku dan punggung. Aku tidak minta diri ni di jadikan begini tetapi itu lah, masa umur ku belasan tahun aku nak bersuarakan tentang perkara ini jauh sekali tetapi apabila sudah bekerja dan berumah tangga aku rasa macam malu dan segan itu sudah berkurangan.

Kekadang masa aku di pejabat aku akan sengaja mengoda bebudak di pejabat tu , mana tidaknya dengan cara aku tersendiri tanpa menggada mahu pun termanja-manja dan ku gunakan suara ku dan sengaja aku pakai baju kurung ku yang nipis sedikit supaya bayang di dalam nampak dalam keadaan samar-samar. Aku perasan bebudak pejabat memang suka borak di sebelah ku sambil kekadang mata mereka tertengok kot-kot ada ruang yang dapat mereka lihat di dalam baju ku..aku perasan walaupun aku ni wanita, tapi walaupun aku perasan aku tetap biarkan saja. Bukan yang muda saja yang tua pun sama.

Aku akan ceritakan pekara yang belaku di pejabat di siri siri akan datang. Ayah aku tidak punyai pendapatan yang besar untuk menampung kami , ibu, aku dan 2 adik lelaki ku. Jadi rumah kami tidak la besar seperti rumah-rumah orang lain. Rumah kami masa tu punya 2 bilik sahaja, jadi aku akan berkongsi sebilik dan adik-adik lelaki ku, Di sebabkan ibu ku bekerja sambil ambil upah menjahit, jadi aku kekadang terasa menjaga adik kecil yang masih bayi apabila balik dari sekolah, sementara yang sorang sekolah sebelah petang.

Seperti hari-hari biasa aku ni je anak perempuan mereka kena la buat apa yang patut, ntah cam mane ari tu kepala aku rasa macam sakit je. Bila aku lihat adik ku sudah tidor, aku punya tarik bantal dan tidur juga, tetiba aku di kejutkan tangisan adik kecil ku, lalu aku tukar lampin tapi dia masih merenggek macam laparkan susu, seperti biasa ibu akan tinggalkan perah susunya dalam bekas simpan pelas air panas di atas peti ais, aku bangun dan kendung adik ku dalam rangkul ku sambil aku berjalan ke dapur mencari pelas air tu.. di ruang dapur aku anak bersila sambil meriba adik ku ohh jauh lak pelas ni dalam keadaan duduk bersila aku bongkok kan badan mencapai pelas tadi..adik masih menangis kelaparan . Belum sempat aku menarik pelas air tu, aku terasa cam sejuk dan sedutan kecil di puting tetek ..aargh..cepat- cepat aku tarik mulut adik ku dari puting ku

" hey..adikkkkk geli laa kak long" ,sambil aku tergelak kecil , rupanya adik ku sempat pula menyoyot puting ku masa tangan ku mencapai pelas air tadi, t shirt yang aku pakai singkat dan terangkat keatas dan menutup mukanya bila aku meriba dia. Biasa laa di umah, aku akan bebaju sahaja tanpa pakai bra..panas dan lemas ku rasa bila di bendung.

Tapi hari itu buat tersentak di benak fikiran ku nak mencuba rasa tetek ni di nyoyot, sambil tangan ku memegang botol susu tu ku lihat hampir separuh susu ibu sudah di telan adik ku, aku tarik botol susu tu lalu ku suarkan putting ku ,emmm sedap bercampur geli sampai ke tulang belakang ku dapat rasakan, dan dapat aku rasa sesuatu kemutan di dalam pangkal rahim ku, tetiba badan berpeluh halus dan gementar ku rasa jantung ku berdegup laju, kepala yang pening tadi ku rasa ilang tapi ku rasa macam nak pitam pun ada..heheehe..memang sedap pertama kali ku rasa.. emm adikku isap hanya sekejap sekejap mungkin sedutan kali ini dia tidak dapat susu.

Fikiran nakal aku mula mencari supaya adik terus menghisap lagi..aku puting botol susu itu bersebelah puting ku sambil air susu tu mengalir ke mulut adik ku. emmm jari jemari ku membelai kepala adik ku.. emm enak sangat..tak terkata ayat ku..masa tu aku rasa suatu naluri ibuan dalam hati ku, hanya wanita saja leh rasa semua tu. Aku mengenali keindahan perasaan geli di ari-ari dan kemaluan ku serta setiap bahagian sensitif ku ini rasa sungguh teransang itu pun secara tidak sengaja, malu aku nak menceritakan tapi menang benar.

Hari berganti hari nakal aku masa tu dah menjadi-jadi kekadang saja aku kata pada ibu yang aku nak bermain dengan adik wa hal aku memang bermain dengan dia..bila ibu ada di umah aku guna cara lain pula bagi mengantikan susu ibu.. emm aku ambil susu pekat dalam peti ais dan ku calitkan pada puting ni..emm memang dia isap..hehehe ..pada kekawan wanita cuba laa korang try bagi sesiapa yang belum berkahwin laa..

Umur ku meningkat tapi ibu ku tidak pun menyedari kelakuan anak nya yang sungguh nakal ni.. wajah aku selamba je..apa orang kata kontrol ayu laa tu.. Di sekolah pun aku tidak menceritakan perkara ni walaupun kawan baik aku sekali. Bila adik ku sudah besar aku sudah tidak dapat lagi menjalankan aktiviti itu lagi. Takut nanti dia sudah pandai mintak depan ibu ku sendiri.. Fikiran ku masih mencari cara lain pula.. sedangkan hati resah nak cari pengganti adik kecil ku..nak di kata aku ni tak pandai berkawan ngan bebudak lelaki lagi sekolah aku semuanya perempuan je..

Seperti biasa bila pulang dari sekolah aku akan mengemas umah termasuk la bilik aku sendiri. Bila mengemas bilik aku terjumpa VCD adik lelaki aku yang sorang lagi tu..emmm dah agak dah bebudak lelaki suka tengok cerita cam gini. Aku tak laa beriya sangat nak tengok , mungkin aku lebih suka buat dari tengok.. jadi sekarang aku dah tau perangai adik lelaki ku ni..emm " malam aku nak umpan dia " hati ku bersuara.

Tiba malamnya aku akan masuk tidor jam 10.30 mlm pasal besok hari sekolah lagi..aku tau adik lelaki ku selalu masuk tidur lambat, ntah apa dia buat pun aku tak pasti. Agaknya dia nak tengok vcd tu laaa supaya bila semua orang tidur baru laa dia senang nak jalan kan projek dia kot.. Malam ni dan seperti malam yang lain bila tidur aku akan pakai baju tidur dan berseluar panjang kadang kala pakai t shirt dan seluar bermuda.

Tapi hari ini akan ku pakai baju tidur yang berbutang di depan seperti kemeja. Selalu bila tidur lampu semuanya aku tutup cuma lampu tidur di luar sahaja yang menyala. Seperti biasa bila lampu tutup aku akan buka bra aku tanpa buka baju aku akan tarik kuar melalui lengan baju aku dan letak bawah bantal .hehehe..bebudak perempuan tau laa..hehehe.. Aku pun baring dan tak sampai dalam setengah jam aku perasan adik ku masuk bilik tu tanpa memasang lampu..emmm aku dah agak tentu dia cari vcd tadi..aku biarkan je..tak sampai 25 minit lagi dia masuk bilik aku lagi.

Aku masih pura-pura pejamkan mata sambil mengintai apa dia buat..dia seolah-olah resah kehulu ke hilir dan terjingkit-jingkit pelan berjalan. Agak nya supaya aku tak terjaga kot. emmm dah pasti..adalah benda di carinya..emm dalam sepuluh minit dia kuar dan masuk kembali kali ni dia cam mengurut sesuatu di seluarnya aku kurang nampak kerana gelap..lepas tu dia mula merangkak menghampiri katil aku, keaadaan badan aku ketika itu terlentang sambil tapak tangan ku menutup dada manakala bantal kecil ku tutup muka ku..jantung ku rasa kencang sangat.. aku masih mengawal perasaan ku walaupun mata ku kecilkan dan tak pasti apa tindakan selanjut adik akan buat.. emmm aku perasan tangan dia dah cuba cuit-cuit tangan aku , agaknya nak pastikan aku ini sudah terlena..

Aku diam je..tapi di sebabkan dada ku kocakkan jantung tadi dan nafas yang cuba aku kawal terasa deras sangat, lalu aku mengiring menghadap dia.. dia seolah terus jatuhkan badan supaya aku tak nampak dia dalam itu aku nampak dia duduk menghadap aku sekali lagi dia mencuit tangan aku. sah dalam hati dia aku dah lena. emmm kali ni aku nampak tangan dia semacam menjalar mencari sesuatu dia luar baju ku. Aku rasa jari jari dia menekan-nekan dada ku sambil tangan kanan dia mengurut anu dia dengan laju.

Kali ni aku ramas telapak tangan kiri dia sudah mencekup sebelah tetek kiri ku.. aarrgh..aku rasa macam berapi denyutan pangkal rahim ku., tapi aku masih mengawal perasaan, adakalanya dia ramas tetek kiri ni tapi tak kuat..mungkin takut aku tersedar. berpeluh ku rasa.. tapi dia semacam org yang tak sedar diri melayan nafsu dia.. aku pun sama..ada masa nya terasa tak tahan..terus aku rangkul kan kaki menahan denyutan di pepek ku. Dia tersentak dan berhenti dari meramas aku dan buat2 baring dan aku masih lagi pura2 tidur, tapi aku terlentangkan diriku dan mengangkat kedua belah tangan ku ke atas kepala sambil bantal kecil tadi masih menutup muka ku. aargghh.. apa agaknya dia nak lakukan pada kak long nya.. hati ku dan fikiran ku bermain teka teki..aku pun rasa macam merelakan dada ku di teroka oleh adik kandung ku..

Betul pun dia pon semacam gelisah bila aku berposisi baring terlentang¡ seolah dalam bilik bedah. aku menunggu masa dua tetek ku ini akan di jamah nya. sambil tu aku lihat seluar pendek bola dia sudah londeh sikit. eemm memang itu pertama kali ku lihat kemaluan adik ku setelah dia bersunat.  tegang macam susah nak ke bayangkan.. Uuuh..emm bila kedua-dua telapak tangan di letakkan di atas tetek ku ni sambil dia mencium dari luar baju ku..

Aku rasa malam ni bukan malam pertama bagi dia.. mungkin sudah berhari-hari aku di perlukannya tanpa aku sedari. ohhhh tidakkkk bukan aku yang mengoda dia. tapi aku telah di perkosa adik ku sendiri sewaktu tidur tapiiiii aku rela kan nyaa demi kesedapan yang aku perolehi. Aku sudah punya pengganti adik kecil ku.. emmm dalam hati aku menahan, butang baju aku di buka hanya satu butang atas tidak di buka terselakkan baju tidur ku tadi hanya tetek sebelah kanan jadi hidangan adik ku. mula2 dia cium macam kucing menghidu..pastu dia jilat putting..ku. aaaaarhhh sedap.. terpaksa ku menahan kegelian seluruh badanku..antara jilat dia nyoyot tetek ku macam adik kecil ku laku kan..aarrghh makkk sedapnya...

Aku dah biarkan kedua dua adik menjamah tetek ku.. biarlaaa aku rela di begini dari aku lakukan dengan orang lain. Aku tak dapat menahan geli lagi dan supaya adik ku tidak perasan sengaja aku mengiring sebelah lain supaya susah dia nak meraba , meramas dan menghisap tetek ku lagi. Aku perasan dia bangun dan pergi tidur ke katil dia.. dan aku masa tu masih merindui pengalaman pertama aku itu.. dan dia masih meneruskan projek dia selang seli malam sehingga satu hari dia kantoi. tapi aku tidak marah dia tapi kali ni aku rela kan dia buat tanpa mata ku tutup tapi dengan syarat aku tidak benarkan dia..masukan batang dia di dalam rahim aku..setakat nak meraba seluruh badan ku, aku relakan..tapi hari-hari period ku tidak benarkan kerana tetek ku sakit bila di ramas.. Kami hidup begini.. sehingga kini ayah dan ibuku tidak mengetahui kejadian ni.
Read More >>

Tuesday, October 11, 2016


Belum lama heboh di beritakan skandal hangat artis melayu' weleh...............apa ke jadahnya, artis melayu bogel dah itu lagi buat skandal. Ramai yang sudah nonton video skandal ini dari yang besar sampai kepada yang kecil sudah menyaksikan skandal artis melayu yang satu ini.
Skandal hangat mereka malah di pandang sambil lewa sahaja tanpa merasa resah atau segan menampilkan lekuk tubuh dan solid dalam baju renang di kolam mandi.
Artis hangat dengan skandal terbaru ini menjadi kegilaan para seks melayu mania.
Untuk memperoleh top 10 sebagai artis melayu bogel, mesti berani buat skandal atau beraksi panas , tidak hairan jika skandal artis melayu semakin di gemari oleh pembaca dan peminat berita serta gosip artis tempatan malaysia.





Read More >>


Copyright © 2016 - MEMEK CIK LIAH YANG TEMBAM - All Rights Reserved
(Articles Cannot Be Reproduced Without Author Permission.)